Selasa, 11 September 2012

syair renungan
















Melihat dan mengamati kehidupan sekarang ini,
saya sering mengurut dada.
Hidup bagi orang miskin adalah seperti menghitung hari.

Orang miskin tidak tahu
apakah mereka akan bertahan hidup sampai besok
atau mati kelaparan.
Pendeknya hidup tidak berpihak kepada orang miskin.

Kebahagiaan dan kenikmatan hidup
hanya boleh dirasakan oleh orang kaya dan berkuasa.
Sedang bagi orang miskin,
kebahagiaan hanya didapat ketika ...
bisa makan dan bertahan hidup sampai besok.